Rahmatullah menilai materi pelatihan memberi perspektif baru dalam pengembangan produk berbasis aset.
“Model pembiayaan emas cukup potensial karena memiliki dasar nilai yang jelas dan bisa disesuaikan dengan profil risiko nasabah,” ujarnya.
Penilaian yang sama diungkapkan Taufiq Hidayatullah. Ia mengatakan pendekatan teknis yang dipaparkan membuka peluang inovasi di level pemasaran kredit.
“Kami mendapat gambaran skema yang lebih terukur, termasuk cara mitigasi risiko dan edukasi nasabah,” katanya.
Baca Juga: Grand Opening Toko Cahaya Timur di Pasar Panjang Wua-Wua Kendari, Promo hingga 50 Persen
