Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri perbankan untuk terus mengikuti perkembangan regulasi serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan di bidang teknologi informasi.

Direktur Utama BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih, mengatakan pemahaman terhadap regulasi dan perkembangan teknologi informasi penting bagi BPR dalam menjalankan kegiatan operasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, penguatan pemahaman tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan unsur manajemen, pengelolaan risiko dan kepatuhan, serta bagian TI.

“Pemahaman terhadap regulasi dan perkembangan teknologi informasi menjadi hal yang penting bagi BPR. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kesiapan dan pemahaman jajaran bank,” kata Suryaningsih.

Ia menambahkan, kepatuhan dan kesiapan menghadapi risiko siber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan operasional perbankan.