Kehadiran langsung Suryaningsih dalam workshop ini menegaskan komitmen tinggi manajemen BPR Bahteramas Kendari dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Workshop ini membedah secara mendalam berbagai potensi risiko hukum yang kerap dihadapi oleh industri BPR, mulai dari aspek penyaluran kredit, operasional, hingga penyelesaian sengketa hukum.

Melalui bedah studi kasus riil, para peserta dibekali dengan strategi preventif dan solutif agar operasional bank selalu berjalan di koridor hukum yang tepat.

Suryaningsih menilai bahwa partisipasi dalam forum nasional seperti ini sangat krusial.

Selain untuk memperbarui pemahaman regulasi, agenda ini menjadi wadah penting untuk mengadopsi best practice mitigasi risiko dari berbagai daerah di Indonesia.