Sementara dari sisi pengeluaran, kontraksi terdalam terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) sebesar 28,39 persen.
Baca Juga: Harga Cryptocurrency Tidak Bersahabat, CEO Indodax Kasih Tips Bagi Investor
"Dari sisi produksi, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi paling dominan terhadap PDRB Sulawesi Tenggara sebesar 24,78 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, kontribusi paling dominan terjadi pada komponen ekspor barang dan jasa sebesar 52,32 persen," ucap Agnes, Selasa (17/5/2022).
Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Sultra, Ahmad Luqman juga menjelaskan, struktur PDRB Sulawesi Tenggara menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan I-2022 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.
Perekonomian Sulawesi Tenggara masih didominasi oleh komponen ekspor barang dan jasa yang mencakup lebih dari separuh PDRB Sulawesi Tenggara, yaitu sebesar 52,32 persen; diikuti oleh komponen PK-RT sebesar 49,74 persen; komponen PMTB sebesar 38,53 persen; komponen PK-P sebesar 11,04 persen; komponen Perubahan Inventori sebesar 1,81 persen; dan komponen PK-LNPRT sebesar 1,02 persen.
