Septy menguraikan aspek teknis SE?2026 yang meliputi metode penghitungan produk domestik regional bruto (PDRB) dari sisi pengeluaran, produksi, dan pendapatan.

Selain itu, ia juga menjelaskan cara membaca indikator makro (pertumbuhan ekonomi, inflasi, indeks pembangunan manusia, data kemiskinan); serta pentingnya partisipasi dari seluruh pelaku usaha agar data yang dihasilkan benar benar komprehensif.

Kegiatan ini bertema “Data dan Kata Bersatu, Dampak Nyata Sensus Ekonomi 2026 untuk Indonesia Maju”, menekankan pentingnya keselarasan antara data dan narasi dalam menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.

Baca Juga: Blue House Kendari Tawarkan Hunian Eksklusif dengan Promo Spesial September Ceria

Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan, menyadari pentingnya kolaborasi lintas sektor antara media massa, akademisi, dan masyarakat guna mendukung keberhasilan SE?2026.