Baca Juga: Menembus Rindu, Pemudik di Pelabuhan Nusantara Kendari Rela Panjat Kapal hingga Duduk di Atap

Posko induk tersebut berfungsi untuk menghimpun data yang ada di beberapa posko daerah yang telah dibentuk bersama sebelumnya, guna memberikan informasi terpadu bagi masyrakat yang ingin melakukan mudik lebaran. Selain itu, posko induk tersebut juga berfungsi sebagai pusat informasi yang akan dikirimkan ke pusat.

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVIII Sulawesi Tenggara telah bekerjasama dengan berbagai instansi terkait seperti pihak kepolisian, TNI, dinas kesehatan, jasa raharja, balai jalan, BPBD, serta BMKG di beberapa pelabuhan menjadi sasaran mudik lebaran tahun ini.

Menurut Benny, pihaknya terus melakukan pemantauan, terutama pelabuhan Torobulu-Tampo dan Amolengo-Labuan yang menjadi pelabuhan tersibuk untuk lintas kabupaten/kota. Pihaknya selalu bersiap siaga dalam penambahan akomodasi transportasi laut, guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

"Kami sudah mendapatkan informasi langsung dari GM pelabuhan Baubau, kapal KMP Rubia telah mengalami kerusakan mesin. Hal ini kami sudah antisipasi dengan menarik kapal Kamaru-Wanci agar bisa bereporasi di pelabuhan Torobulu-Tampo," jelasnya.