Di kubu Persib, pelatih Igor Tolic mempercayakan lini tengah kepada Thom Haye, Gakuto Notsuda, dan Adam Alis, dengan Sekulic menjadi ujung tombak serangan. Sandy Walsh dan Eliano Reijnders juga tampil sejak menit awal, sementara Fitrah Maulana mengawal gawang tuan rumah. Persib melepaskan 13 tembakan dengan lima tepat sasaran, berbanding 15 tembakan Melbourne yang hanya satu mengarah ke gawang. Penguasaan bola memang lebih banyak dimiliki tim tamu, 58 persen berbanding 42 persen, tetapi efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda pada malam itu.
Puncak Grup E dan Laga Penentu di Melbourne
Kemenangan ini merupakan kemenangan ketiga Persib dari tiga laga di Grup E, sebuah catatan sempurna yang menempatkan Persib sendirian di puncak. Melbourne tetap di peringkat kedua dengan empat poin, tetapi jarak dengan Persib kini melebar menjadi lima poin. Pada laga lain di grup yang sama, FC Seoul meraih kemenangan pertamanya setelah menghajar The Cong-Viettel 5-0 di Hanoi. Hasil itu membawa Seoul mendekati Melbourne hingga selisih satu poin, sementara Viettel tertinggal di bawahnya.
