"Sebanyak 13 riset dan inovasi yang ditelorkan pada 2023. Hasil penelitian ini diharapkan berkelanjutan, dan mendorong agar hasil riset ini bisa diterapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui berbagai program kerjanya," jelas Isma.

Dari 13 riset pada 2023 yang telah diselesaikan itu, ada riset atau kajian terkait budaya seperti buku sejarah Buton, Tenun Buton, penyusunan buku Sejarah Tomia.

"Selain itu ada perikanan terkait UMKM nelayan, dan riset tentang Pariwisata di Sulawesi Tenggara," bebernya.

Selain itu, ada satu riset terkait jamu tradisional penurun gula darah yang terbuat dari kayu Jawa, yang diharapkan riset tersebut dapat dilanjutkan.

"Karena riset tersebut belum rampung, dan harus dilanjutkan sesuai rekomendasi BPOM agar dapat dikemas dalam bentuk jamu bukan obat," jelasnya.