Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Wangi-Wangi, La Fasa mengatakan, pihaknya secara rutin melakukan patroli pengawasan di kawasan konservasi.
"Kalau masih ada, iya benar. Tapi kalau setiap hari itu juga berlebihan," kata La Fasa, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, BTNW pernah mengamankan tiga perahu yang diduga digunakan dalam aktivitas pengeboman ikan. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri sebelum diamankan petugas.
"Sudah ada tiga perahu terduga pelaku. Yang kami amankan hanya perahunya, sayangnya pelaku melarikan diri," ujarnya.
Baca Juga: Bom Ikan Marak di Pulau Siompu Buton Selatan Rusak Ekosistem dan Biota Laut
