Potensi lokal ini yang dalam bahasa setempat disebut Munde Inahu dikembangkan sebagai bahan alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk hand sanitizer selama masa pandemic COVID-19.

Pembuatan hand sanitizer TiO2 Nano Karbon dihasilkan dari protype alat visualisasi berbasis elektrokimia. Protype ini diharapkan dapat menghasilkan hand sanitizer yang diaplikasikan sebagai mitigasi penularan COVID-19

Wakil Rektor III IAIN Kendari, Dr. H. Herman, M.Pd.I mengatakan, lolosnya tim IAIN Kendari pada kompetisi tingkat nasional ini menambah kepercayaan diri IAIN Kendari dalam menghasilkan berbagai karya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pada lomba karya inovasi ini kami bersaing dengan lebih dari 140 perguruan tinggi keagamaan Islam terkemuka di Indonesia. Alhamdulillah bisa sampai ke babak fina ini sudah prestasi yang luar biasa. Mudah-mudahan pada saat presentasi mereka bisa meraih nilai tertinggi,” harapnya, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Dies Natalis, Universitas Mandala Waluya Hadirkan Pameran Pendidikan