Untuk itu, ia mengaku bahwa kehadirannya di Kantor Camat semata untuk memberi dukungan moril terhadap persoalan sampah di Reok.

"Jadi ini hanya bentuk kepedulian saja. Apabila kecamatan belum punya anggaran kita bisa cari sama-sama di luar. Mungkin Pak camat dan Pak sekretaris bisa bikin proposal, nanti biar kami yang jalan pergi minta bantuan, yang penting semua ini demi kebaikan bersama," ujar Marsel.

Marsel juga menyentil soal dana CSR yang ada di perusahan BUMN Kecamatan Reok, contohnya Pertamina.

Dana CSR itu kata dia, bisa turut membantu kegiatan. Karena itu pihaknya meminta pemerintah untuk melobi di perusahan BUMN yang punya CSR agar turut berkontribusi demi kelancaran kegiatan dimaksud.

Hal senada disampaikan pemuda keterwakilan LINGKAR, Idam Memo yang turut hadir pada kesempatan itu.