"Kalau bicara dari segi anggaran memang banyak keterbatasan. Untuk itu yang kami butuh adalah kreatifitas dan inovasi yang melibatkan banyak orang seperti yang digagas oleh pemuda LINGKAR," tuturnya.

Baca Juga: Dianggap Ganggu Sekolah Swasta, Pendirian Sekolah Negeri di Sidoarjo Ditolak

Selanjutnya ia menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi yang digagas LINGKAR, semoga ke depan bisa bekerja sama dengan baik.

"Intinya kami menyambut baik program ini. Mari bekerja sama menangani sampah, sebab persoalan ini tidak habis kritik di media," kata mantan Lurah Reo itu.

Lebih lanjut ia mengaku, dulu pihaknya sudah pernah mengusulkan TPA di pemerintah kabupaten, yakni pada tahun 2010, 2011 dan 2012. Namun sampai sekarang belum terealisasi.