Meskipun pencarian telah dilakukan, sepasang kaki korban belum berhasil ditemukan. Masih tertinggal dalam perut buaya tersebut.

Sementara itu, pemasangan papan himbauan telah dilakukan oleh pihak BKSDA, Babinsa, Taman Nasional Rawa Aopa, dan aparat desa setempat. Papan himbauan tersebut dipasang untuk mengingatkan warga agar menjauhi daerah tersebut, mengingat buaya merupakan hewan liar yang dilindungi dan memiliki habitat di sungai tersebut.

Sementara Kepala KKP Kendari, Muhammad Arafah menyampaikan, Tim Rescue Pos SAR Kolaka tiba di lokasi kejadian pada Minggu (15/10/2023), sekitar pukul 17.19 Wita dan segera melakukan pencarian.

Pukul 21.30 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 890 meter arah timur dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke Masjid Nurul Iman, menunggu ambulance untuk dibawa pulang ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Ops SAR terhadap 1 orang yang diterkam buaya di Sungai Desa Wungguloko, Kecamatan Ladongi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 23.50 Wita.