Dengan tekad itu, sejak 2023, ia mulai menjual bubur dengan resep khas yang dikembangkannya sendiri, kuah gurih, tekstur bubur lembut, dan topping yang pas.
Resep inilah yang membuat Bubur Ayam Pelangi berbeda dari bubur biasa. Setiap mangkuk terasa sederhana tapi hangat, bersahaja tapi istimewa. Setiap suapan seakan membawa kehangatan pagi dan rasa nyaman seperti pulang ke rumah.
Harga bubur di lapaknya tergolong bersahabat, mulai Rp 10.000 untuk porsi biasa. Bila ditambah telur atau sate, dibanderol Rp 12.000–Rp 15.000.
Untuk sate terpisah (ayam, sate telur puyuh, hati, atau usus), harganya Rp 2.000 per tusuk. Harga sederhana, namun di balik itu ada kerja keras dan dedikasi.
Setiap hari, kebutuhan beras bubur bisa mencapai 6–10 liter, tergantung jumlah pembeli. Di akhir pekan, ia bisa menghabiskan sekitar 7 liter beras per pagi.
