Itaewon, yang dikenal sebagai kawasan hiburan malam, memang baru kembali menggelar festival Halloween setelah 3 tahun berhenti karena Covid.
Pemerintah Korea Selatan sendiri mengaku bahwa mereka sebenarnya sudah menempatkan beberapa aparat keamanan di sekitar lokasi festival.
Hanya saja, dalam rencana awal, mereka dikirim untuk mencegah terjadinyha kejahatan seperti pelecehan atau transaksi narkotika.
Seperti dilansir laman Koreanboo, malam itu beberapa orang diketahui menunjukkan tanda-tanda mati lemas dan serangan jantung.
Hal ini juga terkonfirmasi lewat laporan dari Stasiun Pemadam Kebakaran Yongsan yang menyatakan telah menerima puluhan permintaan tolong untuk orang-orang yang kesulitan bernapas.
