Sedimentasi dan makin berkurangnya daerah resapan tanah memang sangat berpengaruh terhadap banjir yang kerap kali terjadi.

Sebelumnya, banjir yang terjadi Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, beberapa pekan lalu menjadi perhatian Pemerintah Kota Kendari.

Baca Juga: Warga Kendari Diimbau Jangan Buang Sampah di Laut

Baca Juga: Pengolahan Sampah Jadi Gas Metan Bantu Warga TPA Puuwatu

Berdasarkan hasil evaluasi Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Paminuddin bersama Camat Baruga, Saldy dan Lurah Lepo-lepo, Ridlan, bahwa banjir tersebut disebabkan oleh pintu air di tanggul yang rusak sehingga tidak berfungsi.