Herwan menegaskan bahwa tidak ada suara tembakan saat insiden tersebut. "Saya tidak mendengar suara tembakan, hanya bunyi keras di bagian kaca," katanya.

Ia menduga suara tersebut mungkin berasal dari burung yang menabrak kaca mobil. Setelah kejadian, Herwan segera menghubungi camat untuk melaporkan kerusakan.

Dir Krimum Polda Sultra Kombes Dody Ruyatman menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan penyebab keretakan kaca mobil dinas. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Makassar akan segera tiba untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami telah berkoordinasi dengan labfor Makassar untuk mengetahui penyebab retakan pada kaca mobil," jelas Kombes Dody.

Kabid Humas Polda Sultra mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas di media sosial dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.