BUTON, TELISIK.ID - Bukan seorang single parents, namun ini perjuangan Wa Diu (44), ibu dua anak yang menjadi tulang punggung keluarga.

Wa Diu atau biasa di sapa mama Dira, merupakan warga Desa Kaumbu Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton harus menerima kenyataan bahwa sampai hari ini suaminya belum memiliki pekerjaan yang tetap.

Dia harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dengan membuat aneka kue dan membuat kerajinan tangan dari rotan dan nentu sehingga menjadi anyaman yang bervariasi. Seperti talang ngencu, busara, tempat tisu, hingga tempat gelas.

Dia harus bangun lebih awal sekitar pukul 03.00 pagi untuk membuat kue, lalu dia jajakan di depan warung kecilnya. Biasanya ketika siang hari, dia lanjutkan untuk membuat anyaman berlanjut hingga malam. Rutinitas itu selalu dia lakukan setiap hari.

Baca Juga: Rela Tak Bermain, Siswa SMP di Wakatobi Pilih Jualan Keliling Sepulang Sekolah