Ketika ditemui, Wa Diu sedang membuat anyaman tempat gelas yang telah dipesan oleh customernya. Dia mengatakan meskipun tidak ada pesanan, selalu membuat anyaman.
"Ini saya buat tempat gelas sudah dipesan sama orang Makassar. Meskipun tidak ada pesanan saya selalu menganyam untuk mengisi waktu luang, sudah biasa juga tidak tidur siang. Sambil jaga warung juga," jelasnya.
Wa Diu ini menjadi salah satu pengrajin di desa yang memiliki banyak customer. Bahkan hasil kerajinanya sudah sampai di Papua. Pada tahun 2019 ia pernah ikut pelatihan hingga ke Kota Kendari yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
Baca Juga: Single Parents dan Jualan Sayur, Ibu Ini Sukses Sekolahkan Anak
Customernya mengungkapkan, anyaman dari Wa Diu memiliki kualitas bagus, barangnya kokoh dan awet, dia tidak pernah berpindah ke tempat lain. Selain itu harganya cukup bersahabat.
