Isu tanaman cengkeh, kemiri dan cokelat yang tidak berbuah sejak tahun 2020 di Desa Wewo dan desa-desa sekitarnya juga diangkat dalam penelitian tersebut.

“pH pada sampel tanah perkebunan masyarakat berada pada pH optimum yang baik untuk pertumbuhan tanaman, berbeda dengan tanah sawah di Kawah Bawah yang bersifat sangat asam. Kadar sulfur tertinggi terdapat pada tanah sawah dan tanah kebun yang berdekatan dengan kawah di Dusun Damu,” terangnya.

Dari 30 responden, 15 orang mengatakan tidak pernah memupuk tanaman yang dibudidaya. Rerata umur tanaman perkebunan dan penyegar di atas 10 tahun.

Sedangkan dalam data sekunder melalui wawancara, 30 orang petani disebutkan bahwa produktivitas tanaman menurun akibat sejumlah faktor yaitu pemupukan, pemangkasan, umur tanaman, kompetisi hara dan cahaya Matahari serta serangan hama dan penyakit.

Adapun rekomendasi yang diperlukan yakni introduksi teknologi budidaya komoditas perkebunan dan penyegar (cengkeh, kemiri, kakao dan kopi).