Deputi Gubernur Perwakilan BI Sulawesi Tenggara, Doni Septadijaya menyayangkan, kurangnya nasabah yang melakukan pembayaran non tunai di Sulawesi Tenggara, yaitu hanya sekitar 72.000 pengguna. Padahal pihak BI sudah menyediakan 100.000 merchant pembayaran non tunai pada semua sektor aktivitas ekonomi.

“Ini perlu kita dorong agar lebih banyak usernya daripada merchantnya,” ucap Dodi, Sabtu (22/10/2022).

Tingkat literasi masyarakat akan produk dan layanan jasa keuangan yang tinggi, dengan didukung komitmen dari para stakeholders pasalnya akan memperkuat aktivitas perekonomian dengan akses keuangan yang semakin mudah, hal ini akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu masyarakat.

OJK sebagai pengawas sistem industri keuangan, menjadi inisiator awal BIK untuk melakukan edukasi kepada masyarakat dalam mengenalkan layanan jasa keuangan yang baik dan aman. Bulan ini juga dijadikan momentum untuk melakukan sinergi antar pelaku jasa keuangan dalam meningkatkan perekonomian di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: PDAM Kota Kendari Paling Banyak Dikeluhkan Masyarakat