Di saat bersamaan, Fleur mulai memiliki hobi menulis yang semakin hari semakin besar sampai ia berumur remaja. Awalnya ia selalu menulis cerita seputar hewan. Namun, seiring bertambahnya usia, tema tulisan ceritanya pun berubah menjadi lebih agamis. Anehnya, ia selalu menulis tentang Islam, sedangkan ia tak mengenal agama itu sama sekali.

"Saya tak tahu kenapa, ini adalah murni minat saya yang aneh karena saya tumbuh di satu desa yang populasi Muslimnya itu nol, bahkan saya tidak pernah bertemu dengan seorang Muslim satupun di kehidupan nyata," jelasnya.

Hal itupun terasa aneh baginya, karena ia hanya seorang anak kecil yang bahkan tidak suka menonton berita televisi dan sebagainya.

"Saya punya minat aneh pada Islam, dan sekarang Islam adalah pandangan hidup buat saya," lanjutnya.

Padahal saat masih kecil, baginya Islam adalah hanya sebuah minat saja, dan tidak pernah membayangkan akan menjadi seorang Muslim.