BOMBANA, TELISIK.ID - Saat ini, pihak Bulog Bombana tengah menghadapi kesulitan menjaga pasokan karena kenaikan harga jual gabah pada petani dan tempat penggilingan.
Kepala KCP Bulog Bombana, Jefry Tanasy berharap, dalam waktu dekat ada panen padi berskala besar di Kabupaten Kolaka dan Konawe agar bisa diserap dan mempengaruhi harga jual, apalagi dilhat dari data distribusi kepada masyarakat, Bulog hampir kewalahan memenuhi permintaan.
"Kami berharap semoga dalam waktu dekat ada panen di Kolaka dan Konawe agar bisa mempengaruhi harga jual gabah di bawah harga saat ini. Kami hampir kewalahan memenuhi permintaan yang sangat tinggi di tengah situasi pasokan gabah menurun," harapnya.
Meski begitu, Bulog Bombana memastikan stok beras menjelang Ramadan masih mencukupi. Saat ini Bulog Bombana masih memiliki 356 ton stok beras.
Baca Juga: 5 Ribu Ton Beras Disiapkan Jelang Ramadan di Muna Barat
