Ia membeberkan, saat ini stok cadangan beras pemerintah masih mencapai angka 23.600 ton yang dikelola se-Sulawesi Tenggara, dengan hitungan untuk kebutuhan bantuan pangan program pemerintah 2.000 ton perbulan.
"Ini masih Februari masih ada 1.000 ton, jadi 3 000 ton, dan di bulan Maret kita sudah siapkan 5.000 ton untuk program SPHP ini dan itu dua kali lipat dibandingkan setiap bulan rata-ratanya," pungkasnya.
Baca Juga: Bersih dan Transparan, Ratusan Personel Polda Sulawesi Tenggara Seleksi Sespimma
Sementara itu, salah satu pengecer beras, Ode Yuli mengatakan, pihaknya sebagai pengecer sangat bersyukur dengan adanya program SPHP ini karena modal beras saat ini sangat mahal.
"Tapi dengan adanya program beras SPHP ini kami sangat berterima kasih karena sangat membantu sekali," ungkapnya.
