CALIFORNIA, TELISIK.ID - Sangeetha Abdu Jyothi, asisten Profesor dari University of California, Irvine, Amerika Serikat, memaparkan infrastruktur yang kini digunakan dalam kehidupan modern warga Bumi tak siap menghadapi badai matahari super.
Pasalnya, badai matahari super ini bisa menyebabkan kiamat internet selama berbulan-bulan. Sehingga menurutnya, badai matahari super bisa mengancam kehidupan manusia modern yang bergantung kepada internet.
"Infrastruktur kita tidak siap untuk peristiwa matahari skala besar. Kami memiliki pemahaman yang sangat terbatas tentang sejauh mana kerusakan yang akan terjadi," ujar Jyothi, dilansir dari Cnnindonesia, Minggu (12/9/2021).
Dia menyampaikan hal tersebut dalam makalah yang dipaparkan pada konferensi Asosiasi Teknis Komputer Kelompok Peminatan Khusus pada Data dan Komunikasi (SIGCOMM) 2021 yang digelar pada 23 sampai 27 Agustus lalu secara daring.
Badai matahari besar atau super ini mengirim partikel magnetik ke Bumi dengan kecepatan hingga jutaan kilometer per jam dan bisa menimbulkan badai geomagnetik di atmosfer Bumi.
