"Kita punya net income tahun kemarin semester pertama itu Rp 6 triliun. Kumulatif satu tahun Rp 13 triliun. Tahun ini semester pertama sudah Rp 126 triliun. Karena apa? Karena transformasi efisiensi dan kita pastikan kita ikutin satu-persatu," jelasnya.
Lebih lanjut, Menteri Erick menegaskan, transformasi di tubuh BUMN terkait human capital akan terus didorong dan telah terus terjadi.
Baca juga: 650 Hari Harun Masiku Belum Ditangkap, ICW Sebut Campur Tangan Penguasa
Baca juga: Menpora Zainudin Amali Minta Maaf, Janji Lakukan Investigasi ke Badan Antidoping Dunia
Selain itu, dia juga menyambungkan dengan penghargaan dari Komite ASN yang menobatkan Kementerian BUMN menjadi yang terbaik.
