Baca juga: Benteng Kesultanan Buton, Tak Ditembus Belanda hingga Masuk Guinness World Record
Namun dia lebih memilih menggunakan uangnya demi keperluan keluarga serta kerabat yang lebih membutuhkan.
Lebih lanjut Pak Iding menceritakan, saking sukanya dengan sepatu itu, Bung Hatta sampai menggunting potongan iklannya.
Lalu dia menyelipkan potongan iklan Bally itu di buku hariannya.
Sepatu bermerek Bally ini merupakan sepatu tersohor sejak 1950-an. Harganya tentu tak sedikit. Namun Bung Hatta bukan orang yang suka menghamburkan duit demi barang-barang mahal.
