"Dan pelatih memasukkan saya ke estafet tanpa sepengetahuan saya. Saya berbicara tentang ini di depan umum. Pelatih kepala datang kepada saya dan mengatakan ada perintah dari atas untuk mengeluarkan saya," kata Tsimanouskaya.
Tsimanouskaya menambahkan, dirinya berdiri di samping polisi Jepang di bandara dan dia telah menghubungi seorang anggota diaspora Belarusia di Jepang untuk menjemputnya di bandara
Dikutip dari Republika, sebuah kelompok aktivis yang mendukung Krystsina mengatakan, atlet berusia 24 tahun itu akan berada dalam bahaya jika kembali ke Belarusia. Karena itu, Tsimanouskaya akan mencari suaka dengan Kedutaan Besar Austria di Tokyo. (C)
Reporter: Marwan Azis
Editor: Haerani Hambali
