Selain itu, akun @Nanang Amar menilai, apa yang disampaikan Sekretaris Kota Kendari adalah sebuah lelucon.

"Ini yang lucu, coba tanya dulu itu PDAM, mampu tidak melayani pemakaian air warga Kendari," tulisnya.

Sementara itu, akun @HjNursan menginformasikan bahwa di kompleks BTN Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu tidak ada air dari PDAM.

Akibatnya, kata @HjNursan warga di sana kerap bertengkar karena persoalan air.

"Info... untuk dilingkungan kompleks kami di BTN Kendari Permai Kelurahan Pedaleu, Kecamatan Kambu, tidak ada air dari PDAM yang mencapai 1000 kepala keluarga, sehingga sudah saling berkelahi gara2 lahan sumur umum yg ada mata air sangat sempit dengan jumlah sumur yang tidak mencukupi jumlah warganya," tulis akun @HjNursan