Akibat kerusakan itu, terisisa hanya dua mesin yang berfungsi saat ini.

“Mesin dalam perbaikan karena sudah tua, bushingnya agak aus sehingga harus dibubut, saat ini dalam pengerjaan,” kata Damin saat dihubungi baru-baru ini.

Rusaknya mesin itu berdampak penyaluran air bersih ke masyarakat menjadi tidak normal.

Baca Juga: Pesilat Buteng Sabet Dua Juara Sekaligus di Ajang Popda II Sultra

Jika biasanya air mengalir tiga hari sekali, namun kini menjadi empat sampai lima hari sekali.