Tim patroli yang dipimpin oleh Iptu Darfin Tahrir,S.H ini bergerak dengan kendaraan taktis (Rantis) Baraccuda dan kendaraan anti anarkis.

Sementara itu, Komandan Satuan ( Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis P.S, S.Ik, M.Si mengatakan, untuk mengantisipasi dampak dari peristiwa bom bunuh diri tersebut seluruh pasukan Brimob Polda Sulsel dinyatakan Siaga 1.

Sekian itu, pihaknya juga memerintah seluruh jajaran agar meningkatkan patroli dengan menggunakan Kendaraan Taktis (Rantis) Baraccuda dan kendaraan anti anarkhis.

Olehnya itu, sebagai wujud Bhakti Brimob untuk Indonesia, terkait dengan peristiwa tersebut pihaknya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran Sat Brimob Polda Sulsel untuk Siaga 1 dan meningkatkan patroli dengan menggunakan Rantis Baraccuda dan kendaraan Anti Anarkhis.

"Dimana sasarannya adalah tempat-tempat ibadah dan kantor Polsek dan Polres di wilayah Polda Sulsel,” tegas mantan Dansat Brimob Polda Sulbar ini.