KENDARI, TELISIK.ID - Sejak pemerintahan Kota Kendari sebelumnya, dampak kerusakan tambang pasir di kawasan Kecamatan Nambo masih menjadi polemik hingga kini.
Saat digelar rapat koordinasi pengolahan pasir di kawasan Nambo, beberapa perwakilan mengeluarkan uneg-unegnya mengenai permasalahan yang mereka alami.
Dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh kelompok usaha bersama (KUB) Asri Perkasa, atas pengelola tambang pasir di Kecamatan Nambo masih berbuntut panjang.
Hal ini berdasarkan laporan dari para aktivis Pemerhati Lingkungan Aliansi Nusantara, yang diungkapkan oleh Saleh.
Baca Juga: BLT BBM Tahap Dua di Kendari Cair Hari Ini
