Sementara jenderal lapangan, Arjum Hasjuliawan mengatakan, pihaknya melakukan aksi damai menuntut kasus pembunuhan dan merupakan bentuk kekecewaan bahwa Kota Kendari dengan slogan kota bertakwa, namun terjadi kejahatan.
Tidakan kejahatan dilakukan tidak hanya di Rumah Makan Doa Ibu 3, namun sebelumnya juga melakukan di Rumah Makan Taliwang.
"Kami menganggap mereka dengan mudah menghilangkan nyawa seseorang, kami juga marah sebagai masyarakat adat Tolaki melihat kondisi Kota Kendari, padahal yang kami inginkan ada kedamaian," tegasnya.
Sementara dua dari enam terduga pelaku penikaman di RM Ayam Taliwang dan RM Sari Laut Doa Ibu 3, Kota Kendari, berhasil diamankan oleh polisi.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di RM Sari Laut Doa Ibu 3 dan Ayam Bakar Taliwang pada Selasa (19/12/2023), sekitar pukul 03.30 Wita.
