Saking kesal, ia menuding bahwa ada iming-iming politik di balik bantuan itu.
Baca Juga: UMKM dan Properti Dongkrak Pertumbuhan Investasi di Mubar
"Sembarang saja tu. Jangan pakai politik-politik model begtu. Dia tidak tahu proses bantuan pola penanganan, teknis penanganan ini sampai di bawah. Mulutnya lebih cepat dari pikiran, pejabat apa model begitu tu, Menteri model apa begitu, dia tidak pernah datang ke Alor kok," ungkap Bupati Djobo yang diduga menyinggung Menteri Risma.
Dalam video tersebut Bupati Djobo pun menyuruh tamu staf Kementerian itu untuk pulang dan dirinya akan berencana membuat surat untuk presiden.
"Pa dorang besok tidak boleh ada disini. Besok kamu pulang sudah. Besok saya bikin surat kasih presiden itu. Dia pikir dia terlalu hebat apa. Dia pimpin Surabaya hanya tanam bunga, pohon ko tau apa. Kau punya laporan itu kasih presiden saja," ucap Bupati Djobo dalam video itu.
