“Yang terpenting berpartisipasi aktif dalam pembangunan, ada hal-hal yang tidak jelas sebisa mungkin dikomunikasikan. Tidak hanya APBD kalau perlu pemerintah desa wajib hukumnya mengumumkan setiap kegiatan di masjid atau tempat ibadah lainya di desa. Masyarakat harus berpartisipasi, berusaha menyampaikan keuangan desa secara terbuka dan transparan, prosedur tersebut harus berjalan,” kata Firman meneruskan imbauan Bupati Buton Tengah
Sementara itu, Sekda Provinsi Sultra, Ahmad Pidana Bolombo mengatakan, ada beberapa kategori desa di Sulawesi Tenggara yakni desa sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan mandiri. Dari 1.911 desa yang ada di Sultra, sudah ada 7 desa yang masuk dalam kategori maju.
Baca Juga: Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Kendari Kembali Dibekuk Polisi
Buton Tengah sebagai daerah penyumbang terbanyak yang memperoleh penghargaan sebagai kategori perubahan status desa berdasarkan indeks desa membangun (IDM), dimana desa naik status dari desa tertinggal menjadi desa maju. Yaitu Desa Lanto dan Desa Lalibo yang berada di Kecamatan Mawasangka Tengah serta Desa Lasori yang berada di Kecamatan Mawasangka Timur.
Enam desa lainnya yang mendapatkan penghargaan yang sama adalah Desa Watupute Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur, Desa Totobu Kecamatan Pomalaa dan Desa Puuroda Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka, serta Desa Puusangi Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe.
