Ia mengakui, wilayah Buton masih menghadapi keterbatasan akses air bersih, dan IWWEF 2025 menjadi ruang strategis untuk mengatasi hal tersebut.
"Kabupaten Buton juga tengah berupaya memperkuat sistem penyediaan air bersih, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses," ujar Alvin, Jumat (13/6/2025).
IWWEF 2025 juga menampilkan pameran teknologi pengelolaan air terkini dan solusi inovatif yang relevan untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Alvin optimis IWWEF 2025 sebagai kesempatan baginya untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan membangun kemitraan baru yang bisa diterapkan untuk memperkuat layanan air bersih di Buton.
