Namun demikian kata dia, anggaran 2022 secara riil tetap diupayakan agar mencerminkan niat Pemerinta Daerah (Pemda) untuk mewujudkan sinergitas upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi daerah serta memenuhi kehendak masyarakat untuk melakukan perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang diselaraskan dengan prinsip keadilan dan kehati-hatian.
Serta lebih fokus kepada pelaksanaan prioritas program yang telah ditetapkan dalam dokumen RKPD Butur tahun anggaran 2022 yang meliputi, pertama, pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah atau pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan saluran irigasi, akses air bersih, stimulus perumahan masyarakat, peningkatan pelabuhan dan peningkatan uji kir.
Yang kedua, peningkatan sumber daya manusia yang meliputi, pendidikan berupa pemberian beasiswa pendidikan, peningkatan kualitas dan mutu guru dan peningkatan sarana dan pra sarana pendidikan.
Yang ketiga, di bidang kesehatan, fokus utama dari penganggaran belanja APBD adalah mendukung program pemerintah pusat dalam hal penuntasan dan penanganan pandemi COVID-19, menuntaskan program vaksinasi untuk masyarakat umum dan tenaga medis, bantuan pengobatan gratis melalui BPJS kesehatan, program halo dokter dan peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah Butur.
Yang keempat, pada bidang sosial ekonomi Pemerintah Kabupaten Butur mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui dukungan pengembangan sektor pertanian, perikanan, industri, perdagangan UMKM. (C-Adv)
