Ia juga meminta pihak yang mengklaim memiliki bukti untuk dapat menunjukkan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tentunya ini tidak benar dan saya siap karena ada yang mengatakan ada bukti silahkan dan bawa ke saya buktinya. Jika memang salah satu saksi dalam pansus mengatakan ada bukti, silahkan tunjukkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati Gowa menegaskan bahwa isu yang beredar telah berdampak pada citra dirinya sebagai kepala daerah. Meski demikian, ia memastikan bahwa jalannya pemerintahan Kabupaten Gowa tetap berjalan normal dan pelayanan publik tidak terganggu.
Sementara itu, pansus DPRD Gowa dijadwalkan kembali melanjutkan proses dengan memanggil saksi ahli serta menghadirkan Bupati Gowa dalam agenda klarifikasi sebelum menyusun kesimpulan akhir yang akan dibawa ke rapat paripurna DPRD. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
