Pertemuan tersebut membahas Basic Design RSUD yang dikerjakan oleh Nugroho Budiharto. Pada Januari 2025, dilakukan pembahasan pengaturan lelang pembangunan rumah sakit tipe C di Kolaka Timur.
Selanjutnya, Abdul Azis bersama pejabat daerah disebut menuju Jakarta untuk mengondisikan agar PT Pilar Cerdas Putra memenangkan lelang.
Pada Maret 2025, kontrak senilai Rp 126,3 miliar ditandatangani, dan April 2025 mulai terjadi aliran uang ke pihak terkait. “Uang tersebut selanjutnya diserahkan kepada Sdr AGD senilai Rp 500 juta di lokasi pembangunan RSUD,” jelas Asep.
Deddy Karnady disebut menarik cek Rp 1,6 miliar dan menyerahkannya ke Ageng Dermanto, yang kemudian disalurkan ke staf Abdul Azis bernama Yasin. Selain itu, Deddy juga menarik Rp 200 juta dan PT PCP menarik cek Rp 3,3 miliar.
Baca Juga: Abdul Azis Baru 5 Bulan Menjabat Bupati jadi Tersangka KPK, Wakil Yosep Sahaka Otomatis Plt
