Sementara itu, Bupati Kolaka Utara mengungkapkan, khusus untuk program Bangga Kencana, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara bersama dengan Tim Penggerak PKK serta seluruh masyarakat telah berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih terhadap pelaksanaan program tersebut.

Dengan meningkatkan kepesertaan ber-KB, pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), dan menurunkan angka Unmeet Need (peserta KB yang tidak mendapatkan pelayanan) di Kolaka Utara sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Walaupun demikian, lanjut bupati, penguatan Kampung KB yang sampai saat ini belum memberikan hasil yang optimal, khususnya keterlibatan lintas sektor atau keterlibatan OPD lain dalam melaksanakan intervensi di Kampung KB.

Serta pembangunan rumah data, sebagaimana yang telah disampaikan pada pertemuan Pokja tahun 2019 di Masjid Agung, terkait pembangunan rumah data di setiap Kampung KB.

"Tahun ini baru dapat terealisasi 2 rumah data dari 3 rencana awal dan mudah-mudahan pada tahun yang akan datang semuanya dapat terealisasi," kata Nur Rahman.