Menurut Arham, petani yang ikut dalam lomba tahun ini tidak hanya petani yang masuk dalam kelompok program revitalisasi dengan bantuan pemerintah, tapi juga petani yang mengelola kakaonya secara swadaya.

"Sebenarnya kami ingin mengakomodir semua petani yang ada di Kolut hanya saja keterbatasan waktu dan tenaga sehingga itu tidak memungkinkan," jelasnya.  

Kata Arham, bupati berharap semoga melalui kegiatan seperti ini bisa meningkatkan semangat petani untuk lebih giat lagi mengembangkan dan merawat kakao milik mereka. 

"Kan hasilnya mereka sendiri yang menikmati," terangnya.

Baca Juga : 590 CASN Busel Gugur Passing Grade