"Saya merasa bangga dengan panen kali ini, karena yang menanan bukan petani, tetapi wartawan. Jadi, saya mengajak masyarakat tak gengsi bertani, buktinya, wartawan saja bisa," kata Bachrun.

Saat ini, kondisi pertanian jagung kuning di Bumi Sowite sudah menunjukkan kemajuan signifikan. Di Desa Wansugi, Kecamatan Kabangka, para petani yang melakukan penanaman mandiri telah menghasilkan jagung kuning sebanyak 8 ton.

"Tentunya, dengan biaya tanam dan hasil yang didapat, petani masih untung besar. Begitu juga dengan wartawan, paling tidak, mereka bisa tambah-tambah penghasilan," ujarnya.

Perwakilan wartawan, Baharuddin, menerangkan bahwa lahan yang ditanami jagung kuning diolah akhir tahun 2024 lalu. Awal tahun 2025, mereka mencoba menanam jagung putih dan nilam, namun dalam perjalanannya gagal.

Tak patah arang, melihat peluang jagung kuning yang merupakan program Pemkab Muna selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto, mereka lalu mencobanya.