"Awalnya kita sempat pesimis, karena takut gagal lagi. Namun, ternyata berhasil," tutur Baharuddin, yang kerap disapa Kang Abhet.
Abhet mengaku, luas lahan 1,5 hektare yang tersedia tidak semuanya ditanami jagung. Sebagian ditanami kacang tanah dan sayuran.
Baca Juga: Pemkot Baubau Ingatkan OPD Disiplin Anggaran dan Prioritas Kualitas Proyek
Kurang lebih setengah hektare yang ditanami jagung, panen yang dihasilkan bisa mencapai sekitar dua ton. Penghasilan mereka pun bisa membuat dapur keluarga tetap berasap.
"Alhamdulillah, jagung yang dipanen langsung dibeli dengan harga Rp 6.000 per kilogram," sebut Abhet.
