Kios-kios yang ada itu ditempati hanya bersifat sementara. Pemerintah daerah (pemda) pun telah menyusun perencanaan untuk membangun pasar baru.
"Lokasinya kita masih cari. Karena di lokasi pasar yang terbakar diklaim oknum masyarakat," ujarnya.
Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Muna, Hardani Muuri menerangkan, jumlah kios yang terbakar sebanyak 168 unit. Terdiri dari 110 kios yang dibangun pemerintah dan 58 kios yang dibangun swadaya.
Sebanyak 80 kios yang ada saat ini sementara akan dilakukan penyambungan aliran listrik. Sedangkan kekurangannya, tinggal lapak-lapak ikan dan sayur yang akan ditimbun
"Anggaran penyambungan listriknya, kita gunakan biaya tak terduga (BTT)," ujarnya.
