MUNA, TELISIK.ID - Bupati Muna, LM Rusman Emba menyikapi polemik Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang tertunda.

Kata Rusman, penyebab kisruh di pemilihan Ketua KONI Muna itu akibat kekeliruan dari tim penjaringan bakal calon (Balon). Nah, bila Musorkablub dipaksakan saat itu, tentunya akan mengganggu kondusifitas daerah. Makanya, ia sebagai pembina KONI memutuskan turun tangan membicarakan bersama pengurus cabang olahraga (Cabor).

Ia sendiri bukannya belum memberi kepastian untuk kelanjutan Musorkablub. Namun, persoalan itu harus didudukkan secara bersama-sama.

"Bukan tidak ada kepastian, tetapi kita mencari solusi, agar KONI ini bisa kondusif," kata Rusman, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga: Dua Balon Ketua KONI Muna Mendaftar, Nurhayat Fariki Berpotensi Terpilih Aklamasi