"Kalau memenuhi syarat, pihak bank langsung mengeluarkan kartu," ujarnya.

Untuk tahun 2021 nanti, di setiap pembelian pupuk dan pestisida, tidak lagi menggunakan uang tunai. Melainkan, menggunakan kartu tani.

"Harganya lebih murah," sebutnya.

Saat ini, jumlah petani yang telah mengantongi Kartu Tani di 22 kecamatan baru sekitar 2.000 petani. Ke depan, diharapkan masih bisa bertambah, sehingga mempermudah petani dalam mendapatkan pupuk dan pestisida bersubsidi.

Reporter: Sunaryo