"Secara pribadi, Pak Saemuna adalah tokoh masyarakat. Alangkah baiknya persoalan itu diselesaikan dulu di internal partai dan DPRD," ujarnya.

Pemkab, lanjut Ali, sangat menghargai  kerja sama yang terbangun bersama DPRD. Karena itu, dengan adanya proses pergantian Ketua DPRD, diharapkan tidak akan mempengaruhi hubungan Pemkab dan dewan.

Baca Juga: HUT Sultra, Buton Akan Sambut Tapaktilas Oputa Yi Koo

Begitu pula dengan Wakil Ketua DPRD Muna, Muhamad Natsir Ido yang ikut disebut-sebut melindungi Saemuna. Ketua DPD II Golkar Muna itu tegas menyampaikan tidak punya kepentingan dalam proses pergantian Ketua DPRD.

Ia hanya beranggapan, setelah mendapat informasi dari Saemuna bahwa masih ada proses mediasi di DPD Hanura, berarti persoalan di internal partai mereka belum selesai. Makanya, ia menunda memproses usulan pergantian Ketua DPRD.