"Solusinya kita sama-sama jaga kawasan hutan lindung tempat habitat satwa endemik. Kalau bukan kita, siapa lagi," lanjutnya.

Koordinator Rescue BKSDA Sulawesi Tenggara, Ashar menambahkan, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan hutan lindung menyebabkan populasi burung Maleo terancam.

 

"Masyarakat kita ini kan sering melakukan perburuan liar satwa endemik burung Maleo. Mereka curi telurnya dan menangkap burungnya untuk diperjualbelikan," tandasnya. (B)

Penulis: Bambang Sutrisno