Baca juga: Lahir Sebagai Yatim, Pengamen Ini Bercita-cita Jadi Tentara
“Kegiatan pangan seperti ini harus diakselerasi. Ini tidak boleh berhenti, harus jalan terus, mete mempunyai nilai strategis maka dari itu mete harus diperkuat lagi menjadi konsentrasi,“ harap Ali Mazi.
Sementara itu, Bupati Buton Utara, Abu Hasan menggungkapkan, jika ekspor kali ini merupakan ekspor yang ketiga kalinya semenjak ia menjabat sebagai Bupati Buton Utara.
Yang pertama pada bulan Mei 2020, ekspor kopra putih sebanyak 1 kontainer ke China dengan mitra PT Inacom, kemudian yang kedua pada bulan November 2020 ke Australia dengan komoditas beras organic wakawondu dan ikan bete bete dan bermitra dengan Peter East Melbourne.
Yang terakhir atau yang ketiga ekspor biji mete dengan nagara tujuan Vietnam. Hanya saja, seharusnya bulan Desember 2020 hal ini dilakukan, namun karena kapal dan kontainer ekspor agak sulit sehingga tertunda sampai bulan Januari 2021.
