Dibeberkan olehnya, distribusi logistik juga menjadi atensi bersama bagaimana akan tiba di TPS maksimal H-1 pemungutan suara, harus dihitung dengan baik kapan mulai didistribusikan.

"Berapa tenaga yang dibutuhkan, armada apa yang harus disiapkan. Itu semua menjadi fokus kita khususnya yang ada di daerah dengan kategori terluar, terpencil, terjauh, terisolasi," urainya.

Baca Juga: KPU Jawa Timur Ajak Pemilih Pemula Perangi Hoaks

Sedangkan KPU Jawa Timur menemukan sebanyak 1.941 bacalon TMS dari 1.958 yang mendaftar. Itu artinya, terdapat 17 bacalon legislatif dinyatakan memenuhi syarat (MS). Jumlah tersebut, belum termasuk bacalon DPD RI. KPU Jawa Timur menyatakan, baru 2 bacalon yang dinyatakan MS dari 15 bacalon DPD RI.

“Setelah dilakukan proses verifikasi calon anggota legislatif, kami menemukan 1.941 bacalon yang TMS dan yang MS baru 17. Sedangkan DPD, baru 2 bacalon yang MS dan 13 bacalon TMS,” kata Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam. (B)